Sejarah Pondok Pesantren Al Zaytun Indramayu, Diresmikan oleh Presiden BJ Habibie

Masjid Al Zaytun.

Jumat, 9 Juni 2023 – 10:50 WIB

Indramayu – Pondok Pesantren Al Zaytun Indramayu, Jawa Barat kembali mencuri atensi publik di media sosial. Setelah sempat viral karena aturan shaf sholat untuk pria dan wanita sejajar ketika Idul Fitri. Kini, pondok pesantren milik Panji Gumilang itu kembali membuat kontroversi. 

Para santri Ponpes Al Zaytun diduga membawakan lagu Yahudi dalam acara wisuda ke-3 Institut Agama Islam (IAI) Al-Aziz. Bukan hanya itu, Ponpes Al Zaytun juga memperbolehkan para santri untuk berzina karena dosanya bisa ditebus dengan uang Rp2 juta. 

Sontak saja berbagai kontroversi yang mereka semakin membuat Ponpes Al Zaytun jadi perhatian. Karena itu, banyak publik yang penasaran dengan bagaimana pesantren tersebut bisa berdiri hingga kini meski banyak ajarannya yang dianggap sesat. 

Pondok Pesantren yang didirikan oleh Abdussalam Rasyidi Panji Gumilang itu pertama kali dibangu pada tahun 1996 di atas tanah seluas 1.200 hektar ini terletak di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. 

Sebelum itu, Ponpes Al Zaytun berada di bawah naungan Yayasan Pesantren Indonesia. Peresmian ponpes ini dilakukan secara langsung oleh Presiden ke-3 Indonesia, BJ Habibie pada 27 Agustus 1999 silam. 

Dr. DR (HC) Abdussalam Rasyidi Panji Gumilang MP sebagai pemimpinnya. Pesantren ini juga menjadi salah satu pelopor pesantren lain yang dibangun di Jawa Barat. Sejak dibangun, Panji Gumilang memiliki visi misi membangun akidah santri lewat pendidikan Islam. 

Halaman Selanjutnya

Caption : Masjid Al Zaytun.

img_title

Sumber: www.viva.co.id